iKINFOBI$ KAJIAN
Rabu, 04 Oktober 2017

APA HUKUM MENGERASKAN BACAAN DZIKIR SETELAH SHOLAT?

🔰|| ﷽ ||🔰RABU | 14 MUHARRAM | 1438 H
__________________________
  ●┈»•✽ஜ۩۞۩ஜ✽•«̶┈●

APA HUKUM MENGERASKAN BACAAN DZIKIR SETELAH SHOLAT?

#الجهر في الصلاة
🔸ﺳ‍‍ﺌ‍‍ﻞ‍ ‍ﻓ‍‍ﻀ‍‍ﻴ‍‍ﻠ‍‍ﺔ ‍ﺍ‍ﻟ‍‍ﺸ‍‍ﻴ‍‍ﺦ‍ ابن عثيمين
ﻋ‍‍ﻦ‍ ‍ﺣ‍‍ﻜ‍‍ﻢ‍ ‍ﺍ‍ﻟ‍‍ﺠ‍‍ﻬ‍‍ﺮ ‍ﺑ‍‍ﺎ‍ﻟ‍‍ﺬ‍ﻛ‍‍ﺮ ‍ﺑ‍‍ﻌ‍‍ﺪ ‍ﺍ‍ﻟ‍‍ﺼ‍‍ﻠ‍‍ﺎ‍ﺓ?
🔹‍ﻓ‍‍ﺄ‍ﺟ‍‍ﺎ‍ﺏ‍ ‍ﻓ‍‍ﻀ‍‍ﻴ‍‍ﻠ‍‍ﺘ‍‍ﻪ‍ ‍ﺑ‍‍ﻘ‍‍ﻮ‍ﻟ‍‍ﻪ‍:

‍ﺍ‍ﻟ‍‍ﺴ‍‍ﻨ‍‍ﺔ ‍ﺃ‍ﻥ‍ ‍ﻳ‍‍ﺠ‍‍ﻬ‍‍ﺮ ‍ﺑ‍‍ﻪ‍ ‍ﻛ‍‍ﻤ‍‍ﺎ ‍ﻛ‍‍ﺎ‍ﻥ‍ ‍ﻋ‍‍ﻠ‍‍ﻴ‍‍ﻪ‍ ‍ﺍ‍ﻟ‍‍ﺼ‍‍ﻠ‍‍ﺎ‍ﺓ ‍ﻭ‍ﺍ‍ﻟ‍‍ﺴ‍‍ﻠ‍‍ﺎ‍ﻡ‍ ‍ﻳ‍‍ﺠ‍‍ﻬ‍‍ﺮ ‍ﺑ‍‍ﺬ‍ﻟ‍‍ﻚ‍, ‍ﻗ‍‍ﺎ‍ﻝ‍ ‍ﺍ‍ﺑ‍‍ﻦ‍ ‍ﻋ‍‍ﺒ‍‍ﺎ‍ﺱ‍ – ‍ﺭ‍ﺿ‍‍ﻲ‍ ‍ﺍ‍ﻟ‍‍ﻠ‍‍ﻪ‍ ‍ﻋ‍‍ﻨ‍‍ﻬ‍‍ﻤ‍‍ﺎ -: "‍ﻛ‍‍ﺎ‍ﻥ‍ ‍ﺭ‍ﻓ‍‍ﻊ‍ ‍ﺍ‍ﻟ‍‍ﺼ‍‍ﻮ‍ﺕ‍ ‍ﺑ‍‍ﺎ‍ﻟ‍‍ﺬ‍ﻛ‍‍ﺮ ‍ﺣ‍‍ﻴ‍‍ﻦ‍ ‍ﻳ‍‍ﻨ‍‍ﺼ‍‍ﺮ‍ﻑ‍ ‍ﺍ‍ﻟ‍‍ﻨ‍‍ﺎ‍ﺱ‍ ‍ﻣ‍‍ﻦ‍ ‍ﺍ‍ﻟ‍‍ﻤ‍‍ﻜ‍‍ﺘ‍‍ﻮ‍ﺑ‍‍ﺔ ‍ﻋ‍‍ﻠ‍‍ﻰ ‍ﻋ‍‍ﻬ‍‍ﺪ ‍ﺍ‍ﻟ‍‍ﻨ‍‍ﺒ‍‍ﻲ‍ ‍ﺻ‍‍ﻠ‍‍ﻰ ‍ﺍ‍ﻟ‍‍ﻠ‍‍ﻪ‍ ‍ﻋ‍‍ﻠ‍‍ﻴ‍‍ﻪ‍ ‍ﻭ‍ﺳ‍‍ﻠ‍‍ﻢ‍ (١)

ﻭ‍ﺍ‍ﻟ‍‍ﻨ‍‍ﺎ‍ﺱ‍ ‍ﺇ‍ﺫ‍ﺍ ‍ﺭ‍ﻓ‍‍ﻌ‍‍ﻮ‍ﺍ ‍ﺃ‍ﺻ‍‍ﻮ‍ﺍ‍ﺗ‍‍ﻬ‍‍ﻢ‍ ‍ﺟ‍‍ﻤ‍‍ﻴ‍‍ﻌ‍‍ﺎ ‍ﻟ‍‍ﻢ‍ ‍ﻳ‍‍ﺸ‍‍ﻮ‍ﺵ‍ ‍ﺑ‍‍ﻌ‍‍ﻀ‍‍ﻬ‍‍ﻢ‍ ‍ﻋ‍‍ﻠ‍‍ﻰ ‍ﺑ‍‍ﻌ‍‍ﺾ‍. ‍ﻟ‍‍ﻜ‍‍ﻦ‍ ‍ﻳ‍‍ﺸ‍‍ﻮ‍ﺵ‍ ‍ﺑ‍‍ﻌ‍‍ﻀ‍‍ﻬ‍‍ﻢ‍ ‍ﻋ‍‍ﻠ‍‍ﻰ ‍ﺑ‍‍ﻌ‍‍ﺾ‍ ‍ﺇ‍ﺫ‍ﺍ ‍ﻛ‍‍ﺎ‍ﻥ‍ ‍ﺃ‍ﺣ‍‍ﺪ‍ﻫ‍‍ﻢ‍ ‍ﻳ‍‍ﺠ‍‍ﻬ‍‍ﺮ ‍ﻭ‍ﺍ‍ﻟ‍‍ﺂ‍ﺧ‍‍ﺮ ‍ﻳ‍‍ﺴ‍‍ﺮ, ‍ﻭ‍ﺍ‍ﻟ‍‍ﺬ‍ﻱ‍ ‍ﻳ‍‍ﺴ‍‍ﺮ ‍ﻟ‍‍ﺎ‍ﺷ‍‍ﻚ‍ ‍ﺃ‍ﻧ‍‍ﻪ‍ ‍ﻳ‍‍ﺸ‍‍ﻮ‍ﺵ‍ ‍ﻋ‍‍ﻠ‍‍ﻴ‍‍ﻪ‍, ‍ﻓ‍‍ﺈ‍ﺫ‍ﺍ ‍ﻛ‍‍ﺎ‍ﻥ‍ ‍ﺍ‍ﻟ‍‍ﺬ‍ﻱ‍ ‍ﻳ‍‍ﻘ‍‍ﻀ‍‍ﻲ‍ ‍ﺇ‍ﻟ‍‍ﻰ ‍ﺟ‍‍ﻨ‍‍ﺐ‍ ‍ﺍ‍ﻟ‍‍ﺈ‍ﻧ‍‍ﺴ‍‍ﺎ‍ﻥ‍ ‍ﻭ‍ﺧ‍‍ﺎ‍ﻑ‍ ‍ﺃ‍ﻥ‍ ‍ﻳ‍‍ﺸ‍‍ﻮ‍ﺵ‍ ‍ﻋ‍‍ﻠ‍‍ﻴ‍‍ﻪ‍ ‍ﻓ‍‍ﺤ‍‍ﻴ‍‍ﻨ‍‍ﺌ‍‍ﺬ ‍ﻟ‍‍ﺎ ‍ﻳ‍‍ﺮ‍ﻓ‍‍ﻊ‍ ‍ﺻ‍‍ﻮ‍ﺗ‍‍ﻪ‍ ‍ﻋ‍‍ﻠ‍‍ﻰ ‍ﻭ‍ﺟ‍‍ﻪ‍ ‍ﻳ‍‍ﺸ‍‍ﻮ‍ﺵ‍, ‍ﺣ‍‍ﺘ‍‍ﻰ ‍ﻋ‍‍ﻠ‍‍ﻰ ‍ﺍ‍ﻟ‍‍ﺬ‍ﻳ‍‍ﻦ‍ ‍ﻳ‍‍ﻘ‍‍ﻀ‍‍ﻮ‍ﻥ‍; ‍ﻟ‍‍ﺄ‍ﻥ‍ ‍ﺍ‍ﻟ‍‍ﺄ‍ﺻ‍‍ﻮ‍ﺍ‍ﺕ‍ ‍ﺇ‍ﺫ‍ﺍ ‍ﺍ‍ﺧ‍‍ﺘ‍‍ﻠ‍‍ﻄ‍‍ﺖ‍ ‍ﺗ‍‍ﺪ‍ﺍ‍ﺧ‍‍ﻞ‍ ‍ﺑ‍‍ﻌ‍‍ﻀ‍‍ﻬ‍‍ﺎ ‍ﻓ‍‍ﻲ‍ ‍ﺑ‍‍ﻌ‍‍ﺾ‍ ‍ﻓ‍‍ﺎ‍ﺭ‍ﺗ‍‍ﻔ‍‍ﻊ‍ ‍ﺍ‍ﻟ‍‍ﺘ‍‍ﺸ‍‍ﻮ‍ﻳ‍‍ﺶ‍, ‍ﻛ‍‍ﻤ‍‍ﺎ ‍ﺗ‍‍ﺸ‍‍ﺎ‍ﻫ‍‍ﺪ ‍ﺍ‍ﻟ‍‍ﺂ‍ﻥ‍ ‍ﻓ‍‍ﻲ‍ ‍ﻳ‍‍ﻮ‍ﻡ‍ ‍ﺍ‍ﻟ‍‍ﺠ‍‍ﻤ‍‍ﻌ‍‍ﺔ ‍ﺍ‍ﻟ‍‍ﻨ‍‍ﺎ‍ﺱ‍ ‍ﻳ‍‍ﻘ‍‍ﺮ‍ﺃ‍ﻭ‍ﻥ‍ ‍ﻛ‍‍ﻠ‍‍ﻬ‍‍ﻢ‍ ‍ﺍ‍ﻟ‍‍ﻘ‍‍ﺮ‍ﺁ‍ﻥ‍ ‍ﻳ‍‍ﺠ‍‍ﻬ‍‍ﺮ‍ﻭ‍ﻥ‍ ‍ﺑ‍‍ﻪ‍ ‍ﻭ‍ﻳ‍‍ﺄ‍ﺗ‍‍ﻲ‍ ‍ﺍ‍ﻟ‍‍ﻤ‍‍ﺼ‍‍ﻠ‍‍ﻲ‍ ‍ﻭ‍ﻳ‍‍ﺼ‍‍ﻠ‍‍ﻲ‍ ‍ﻭ‍ﻟ‍‍ﺎ ‍ﻳ‍‍ﺤ‍‍ﺪ‍ﺙ‍ ‍ﻟ‍‍ﻪ‍ ‍ﺗ‍‍ﺸ‍‍ﻮ‍ﻳ‍‍ﺶ‍.

📚 مجموع الفتاوي ابن عثيمين ج 13 ص 251

  •┈┈┈┈••◈❃📚❃◈••┈┈┈┈•


Yang sunnah adalah mengeraskannya sebagaimana yang dilakukan oleh Nabi ﷺ beliau mengeraskannya

Berkata ibnu abbas -radhiyallahu 'anhuma-,

Dahulu beliau mengangkat suara dalam berdzikir ketika manusia selesai menunaikan kewajiban (sholat) dimasa Nabi ﷺ

Dan manusia ketika itu jika mengangkat suara mereka secara (hampir) bersamaan sebagian mereka tidaklah merasa terganggu atas sebagian lainnya.

Akan tetapi  justru sebagian mereka merasa terganggu atas sebagian lainnya apabila diantara mereka ada yang jahr (mengeraskan bacaan) dan yang lain sirr (melirihkan bacaan)

Dan yang melakukannya dengan sirr tidak meragukan lagi bahwa hal itu menimbulkan gangguan atasnya. Maka apabila (bacaan yang jahr) ditetapkan disisi manusia (sebagai hal yang mengganggu) dan ia khawatir menimbulkan gangguan atasnya ketika itu ia tidak mengangkat suaranya karena sisi menimbulkan gangguan.

Seperti halnya terhadap pihak yang menetapkan (gangguan dengan bacaan yang keras, bacaan yang lirihpun dapat menimbulkan gangguan) karena suara-suara apabila bercampur baur masuk sebagiannya pada sebagian lainnya sehingga menimbulkan gangguan.

Sebagaimana yang anda saksikan sekarang pada hari jumat manusia semuanya membaca Al Quran mereka mengeraskannya dan ada yang mendatangi musholla kemudian sholat dan tidak terjadi padanya gangguan.
____________________________

👤 Al'allaamah Syaikh Utsaimin -حفظه الله-
📚【[Majmu al Fatwa ibnu Utsaimin.
Jilid. 13, hal. 251]】
🇲🇨🖊Mutarjim: @ahan1f  -حفظه الله-
════ ❁✿❁ ═════════════════
💬 Telegram@infommskendari


Rasulullah Shalallahu 'alaihi Wasallam bersabda :

مَنْ كَانَ يُؤْمِنُ بِاللهِ وَالْيَوْمِ الآخِرِ فَلْيَقُلْ خَيْرًا أَوْ لِيَصْمُتْ

“Siapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir, hendaknya dia mengucapkan perkataan yang baik atau diam.”
(HR. al-Bukhari no. 6475 dan Muslim no. 48)

Jangan Memberikan Komentar Jika Foto Anda Menggunakan Gambar Makhluk Atau Komentar Anda Mengandung Unsur Smiley !