iKINFOBI$ KAJIAN
Minggu, 08 Oktober 2017

HUKUM HADIAH DALAM PERTANDINGAN SEPAK BOLA

HUKUM HADIAH DALAM PERTANDINGAN SEPAK BOLA

مسابقات كرة القدم
هل يجوز لعب كرة القدم والانخراط في بطولات كروية بحيث نجمع قدراً من المال من اللاعبين ونلعب ثلاثة أدوار ، وفي الأخير من فاز بالدوري يمنح له هدايا . فهل هذا النوع يعتبر من الميسر ؟

تم النشر بتاريخ: 2008-03-01

الحمد لله
المسابقات – الرياضية وغيرها – التي يدفع فيها المتسابقون مالاً ثم من فاز أخذ هذه الأموال ، أو اشتُري له جائزة منها ، مسابقات محرمة ، لا يجوز للمسلم أن يشارك فيها ، ولا أن يقرها ، ولا أن يعين عليها بوجه من وجوه الإعانة ، ولا يستثنى من هذا التحريم إلا المسابقات التي فيها التدريب على الجهاد في سبيل الله ، أو التشجيع على طلب العلم ورد شبهات المشركين ، وبيان بطلان شركهم .

وعلى هذا ، فالصورة الواردة في السؤال محرمة ، وهي من الميسر والرهان المحرم .
روى الترمذي (1700) والنسائي (3585) وأبو داود (2574) وابن ماجه (2878) أن النبي صلى الله عليه وسلم قال : (لَا سَبَقَ إِلَّا فِي نَصْلٍ أَوْ خُفٍّ أَوْ حَافِرٍ) وصححه الألباني في صحيح أبي داود .

والسَّبقَ : العوض أو الجائزة .

والنصل : السهم . والخف المقصود به البعير (الإبل) . والحافر : الخيل .
وهذه الثلاثة كلها من آلات الجهاد ، ولهذا ألحق بعض أهل العلم بهذه الثلاثة كل ما يعين على الجهاد ونشر الدين ، كمسابقات القرآن والحديث والفقه ، فيجوز أن تدفع فيها الجوائز .

قال الشيخ سيد سابق رحمه الله :
"ولا يجوز الرهان في حالة ما إذا كان من كل واحد ، على أنه إن سَبَق فله الرهان ، وإن سُبق فيغرم لصاحبه مثله ، لأن هذا من باب القمار المحرم" انتهى من "فقه السنة" (3/373) .

Pertandingan sepak bola (sepak bola)

Apakah diperbolehkan bermain sepak bola dan berpartisipasi dalam pertandingan, di mana kita mengumpulkan uang dari semua pemain, lalu kita bermain tiga putaran, lalu uang yang kita kumpulkan harus diberikan sebagai hadiah kepada tim pemenang? Apakah ini dianggap semacam perjudian?

Diterbitkan Tanggal: 2008-08-13

Alhamdulillah,
Pertandingan  - olahraga atau lainnya - di mana peserta membayar uang maka pemenangnya mengambil semua uangnya, atau hadiah yang dibeli untuknya bersamanya, adalah haram dan tidak diperbolehkan bagi seorang muslim untuk mengambil bagian di dalamnya atau untuk menyetujuinya atau untuk membantu mereka dengan cara apa pun tanpa pengecualian dari larangan ini terkecuali  pertandingan yang melibatkan pelatihan jihad dijalan Allah, atau yang memotivasi orang untuk mencari ilmu dan untuk menolak argumen musyrikin dan membuktikan kebathilan syirik mereka.

Berdasarkan hal tersebut, maka jenis pertandingan yang disebutkan dalam pertanyaan diatas adalah haram, dan ini adalah jenis perjudian dan taruhan yang haram.

Al-Tirmidzi (1700), al-Nasaa'i (3585), Abu Dawud (2574) dan Ibn Majaah (2878) meriwayatkan bahwa Nabi ﷺ  bersabda:

"Tidak ada (hadiah) untuk kompetisi kecuali balap unta, pacuan kuda dan panahan. "

Digolongkan sebagai shahih oleh al-Albani dalam Sahih Abi Dawud.

Ketiganya adalah semua keterampilan yang digunakan dalam jihad. Oleh karena itu beberapa ulama menambahkan ketiga hal ini yang membantu dalam jihad dan menyebarkan Islam, seperti perlombaan dalam (belajar dan menghafal) al-Qur'an, hadits dan fiqh, di mana diperbolehkan mempersembahkan hadiah.

Syaikh Sayyid Saabiq (semoga Allah merahmatinya) berkata:

Tidak diperbolehkan bertaruh jika uang ditawarkan oleh semua orang, sehingga orang yang menang akan menerima semua taruhan, dan jika seseorang kehilangan, dia akan kalah dari teman-temannya, karena hal ini merupakan pintu perjudian, yang diharamkan

Kutipan akhir dari Fiqh al-Sunnah (3/373).


Rasulullah Shalallahu 'alaihi Wasallam bersabda :

مَنْ كَانَ يُؤْمِنُ بِاللهِ وَالْيَوْمِ الآخِرِ فَلْيَقُلْ خَيْرًا أَوْ لِيَصْمُتْ

“Siapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir, hendaknya dia mengucapkan perkataan yang baik atau diam.”
(HR. al-Bukhari no. 6475 dan Muslim no. 48)

Jangan Memberikan Komentar Jika Foto Anda Menggunakan Gambar Makhluk Atau Komentar Anda Mengandung Unsur Smiley !