❁ info ℳ ℳ ₰ ✍ Kendari ☆:
🔰|| ﷽ ||🔰SENIN/9 SYAWAL/1438 H
________________________________
•┈•┈┈•◈◉✹❒📚❒✹◉◈•┈•┈┈•┈┈•┈┈
📎 DIGOLONGAN MANAKAH SHOLAT KITA BERADA ?
في أي قسم تندرج صلاتنا ؟ ✍️ قال الإمام ابن القيم يرحمه الله :
” الناس في الصلاة على خمسة أقسام :
❶ مُعاقَب : يعاقبه الله على صلاته !
❷ مُحاسَب : يحاسبه الله على صلاته !
❸ مُكفرٌ عنه : يكفّر الله عنه بصلاته.
❹ مُثاب : يكسب ثواب على صلاته.
❺ مُقرَّب : يقرِّبه الله إليه بصلاته.
⓵ الُمعاقَب :
هو من لا يهتم ولا يأتي بوضوءها ولا بأركان الصلاة ولا بواجباتها ولا بشروطها فهو يُعاقَب على صلاته !!
② الُمحاسَب :
هو من أتى بأركان الصلاة وواجباتها وشروطها ولكنه من حينما دخل في الصلاة إلى أن خرج منها وهو لا يدرك شيئاً مما قاله فيها ! يسرح ذهنه في هذه الدنيا إلى أن يقول ( السلام عليكم ) بل و يتلهف لإنهائها حتى يقضي حوائجه وما أكثر هذا الصنف ! فهو يُحاسَب على صلاته !
③ مُكفّرٌ عنه :
هو من أتى بأركان الصلاة وواجباتها وشروطها ولكنه من حينما دخل في الصلاة إلى أن خرج منها وهو يصارع نفسه و شيطانه يريد ألا يذهب قلبه عن هذه الصلاة فهو في جهاد مع نفسه لتحسين صلاته هذا يُكفّر الله عز وجل عنه.
④ المُثاب :
هو من أتى بأركان الصلاة وواجباتها وشروطها ومندوباتها وخشع فيها ! هذا يُثيبه الله عز وجل على صلاته.
⑤ الُمقَرّب :
( المرتبة العليا ) هو من أتى بأركان الصلاة وواجباتها وشروطها ومندوباتها وخشع فيها ولكنه يستحضر أن الله في قبلته ! وهذا هو الفرق بينه و بين الصنف الرابع الذي خشع ولكن لم يستحضر أنه يناجي الله وأن الله في قبلته ! فمن أتى بكل شروط الصلاة و أركانها وواجباتها وخشع واستحضر أنه يناجي الله وأن الله مطلع عليه فهو مُقَرّب !
🍃[ الوابل الصيب ص40-50 ]
🔰🔰🔰
🔹Berkata Al Imam Ibnul Qoyyim rahimahullah :
"Manusia didalam (melaksanakan) sholat terbagi menjadi 5 bagian :
1.》 Seseorang yg dihukum : yaitu seseorang yg dihukum dikarenakan sholatnya;
2.》 Seseorang yg dihisab : yaitu seseorang yg dihisab dikarenakan sholatnya;
3.》 Seseorang yg dihapuskan dosanya : yaitu seseorang yg dihapuskan dosanya dikarenakan sholatnya;
4.》 Seseorang yg mendapat pahala : yaitu seseorang yg mendapat pahala karena sholatnya;
5.》 Seseorang yg didekatkan : yaitu seseorang yg didekatkan kepada Allah ﷻ karena sholatnya
《1.》 Seseorang yg dihukum (karena sholatnya)
⊙ Dia adalah seseorang yg tidak perhatian atau tidak melakukan wudhu, tidak pula perhatian dengan rukun2 sholat, kewajiban2 sholat,dan syarat2 sholat, maka diapun dihukum karena sholatnya;
《2.》 Seseorang yg dihisab (karena sholatnya)
⊙ Dia adalah seseorang yg melakukan rukun-rukun sholat, kewajiban2 dan syarat2nya, akan tetapi ketika dia sholat sampai selesai sholat dia tidak mengerti apa yg dia ucapkan didalam sholatnya, pikirannya menerawang keperkara dunia sampai dia mengucapkan (assalamualaikum) bahkan dia menanti-nanti kapan selesainya sholat supaya dia bisa melanjutkan hajatnya. Alangkah banyaknya golongan seperti ini. maka dia dihisab karena sholatnya;
《3.》 Seseorang yg diampuni dosanya (karena sholatnya)
⊙ Dia adalah seseorang yg melakukan rukun-rukun sholat, kewajiban2nya dan syarat2nya, akan tetapi ketika dia melaksakan sholat sampai selesai dia senantiasa melawan nafsunya serta syetan yang berupaya memalingkan hatinya dari sholat, maka dia senantiasa berjihad untuk memperbaiki sholatnya,maka Allah ﷻ mengampuni dosa2nya disebabkan sholatnya;
《4.》 Seseorang yg diberi pahala (karena sholatnya)
⊙ Dia adalah seseorang yg melakukan rukun-rukun sholat,kewajiban-kewajibannya dan syarat-syaratnya serta melakukan sunnah-sunnahnya dan diapun khusyu didalam shalatnya. Maka Allah ﷻ memberikan pahala kepadanya dikarenakan sholatnya;
《5.》 Seseorang yg didekatkan kepada Allah ﷻ (karena sholatnya)
⊙ (Ini adalah kedudukan yg paling tinggi)
Dia adalah seseorang yg melakukan rukun-rukun sholat, kewajiban2nya dan syarat2nya serta sunnah2nya dan diapun khusyu dalam sholatnya, akan tetapi dia menghadirkan dalam hatinya bahwa Allah ﷻ berada dihadapan kiblatnya, inilah yg membedakannya dengan golongan keempat yg khusyu tapi tidak menghadirkan dalam dirinya bahwa dia sedang bermunajat kepada Allah ﷻ dan Allah ﷻ berada dihadapannya;
♧ Maka barangsiapa yg melakukan rukun-rukun sholat, kewajiban2nya, syarat2nya, sunnah2nya diapun khusyu dalam sholatnya dan menghadirkan dalam dirinya bahwa dia sedang bermunajat kepada Allah ﷻ dan bahwasanya Allah ﷻ mengawasi dia, maka dia adalah seseorang yg didekatkan kepada Allah ﷻ (karena sholatnya).
________________________________
📚 KITAB : Alwaabilu Ashshoyib. Hal: 40-50
Mutarjim : Ustadz abu Yazid Arifin harosahullah
Murattab : al Akh @ahan1f hafizhahulah
════ ❁✿❁ ═════════════════
🌍 Web ¶ infobiskajian.blogspot.com
💧 Telegram ¶ @infommskendari
🔃 Short link ¶ goo.gl/u3aQD1
Selasa, 01 Agustus 2017
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Rasulullah Shalallahu 'alaihi Wasallam bersabda :
مَنْ كَانَ يُؤْمِنُ بِاللهِ وَالْيَوْمِ الآخِرِ فَلْيَقُلْ خَيْرًا أَوْ لِيَصْمُتْ
“Siapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir, hendaknya dia mengucapkan perkataan yang baik atau diam.”
(HR. al-Bukhari no. 6475 dan Muslim no. 48)
Jangan Memberikan Komentar Jika Foto Anda Menggunakan Gambar Makhluk Atau Komentar Anda Mengandung Unsur Smiley !