❁ info ℳ ℳ ₰ ✍ Kendari ☆:
🔰|| ﷽ ||🔰SABTU | 20 DZULQA'DAH | 1438 H
__________________________
•┈•┈┈•◈✹❒📚❒✹◈•┈•┈┈•
📎HUKUM MENYEMBELIH SEEKOR KAMBING DENGAN NIAT MENUNAIKAN NADZAR DAN UDHIYAH
💽 Transkrip Audio :
https://goo.gl/H2UT7L
ذبح الشاة بنية الوفاء بالنذر والأضحية
♧السؤال:
إذا نذر شخص ذبح شاة لأمر معين، وتحقق هذا الأمر، فهل يجوز أن ينوي ذبح الشاة لعيد الأضحى وكذلك النذر، إذا كان لا يملك ذبح شاتين للعيد والنذر؟
♤الجواب:
يذبحه لما نذره في الوقت الذي نذر، فإذا نذر إذا أعطاه الله ولداً أن يذبح شاة أو نذر إذا تملك داراً للسكن أن يذبح شاة أو نذر إذا بلغه عن فلان ما يسره أن يذبح شاة أو نذر إذا نجح في الاختبار أن يذبح شاة فيذبحها في وقتها ولا يؤجلها إلى العيد، بل يذبحها في وقتها، ويتصدق بها على الفقراء والمحاويج، إلا أن تكون له نية نوى أنه يذبحها لأقاربه وجيرانه ويأكل معهم فهو على نيته؛ لقول النبي صلى الله عليه وسلم:
(إنما الأعمال بالنيات وإنما لكل امرئ ما نوى)
♢فهو يذبحها على ما نوى، والحمد لله، قربة لله عز وجل، يرجو بها فضله سبحانه والأجر عنده، لكن ينبغي أن يعلم أن النذر غير مشروع، فلا ينبغي له أن ينذر؛ لقول النبي صلى الله عليه وسلم:
(لا تنذروا فإن النذر لا يرد من قدر الله شيئاً، وإنما يستخرج به من البخيل)
لكن إذا نذر طاعة لزمه الوفاء، لقول النبي صلى الله عليه وسلم:
(من نذر أن يطيع الله فليطعه، ومن نذر أن يعصي الله فلا يعصه)
♢فإذا نذر طاعة وجب عليه الوفاء، مثل ما تقدم، لله عليه أن يصلي ركعتين يوم كذا، يوم الخميس، لله عليه أن يوتر بإحدى عشرة ليلة كذا فعليه أن يوفي به، نذر أن يذبح شاة إذا رزقه الله مولوداً أو رزقه الله سكناً أو بلغه سلامة فلان من المرض، يوفي بنذره.
○●□▪■▪□●○
♧Pertanyaan:
Jika seseorang bernadzar menyembelih seekor kambing karena suatu perkara tertentu, dan terwujud perkara tersebut, apakah ia boleh meniatkan menyembelih kambing untuk idul adha sekaligus untuk nadzar, apabila ia tidak memiliki kemampuan menyembelih dua kambing untuk hari raya id dan nadzar ?
♤Jawaban:
Dia menyembelihnya pada waktu telah terpenuhi nadzarnya, apabila ia bernadzar jika Allah ﷻ memberinya seorang anak ia akan menyembelih seekor kambing, atau ia bernadzar apabila ia memiliki rumah untuk tempat tinggal dia akan menyembelih seekor kambing, atau ia bernadzar jika sampai padanya kabar baik dari sifulan agar urusannya lancar maka ia akan menyembelih seekor kambing, atau ia bernadzar jika ia lulus dalam ujian dia akan menyembelih seekor kambing maka dia menyembelihnya pada waktunya, dan tidak menundanya sampai hari raya id, melainkan menyembelihnya pada waktunya kemudian ia sedekahkan kepada orang-orang faqir dan orang-orang yang membutuhkankan, kecuali jika ia menyembelih dengan niatnya untuk dibagikan kepada karib kerabat dan tetangga-tetangganya dan memakannya bersama mereka maka tergantung pada niatnya, berdasarkan sabda Nabi ﷺ;
(إنما الأعمال بالنيات وإنما لكل امرئ ما نوى)
“Sesungguhnya segala amalan itu tidak lain tergantung pada niat; sesungguhnya tiap-tiap orang tidak lain (akan memperoleh balasan dari) apa yang diniatkannya".
♢Maka ia menyembelih tergantung pada niatnya. Alhamdulillah sebagai bentuk mendekatkan diri kepada Allah ﷻ, ia mengharapkan dengannya keutamaan dan pahala dari Allah ﷻ, namun sepantasnya ia mengetahui bahwa nadzar itu tidak disyariatkan (makruh), maka tidak sepantasnya ia bernadzar, berdasarkan sabda Nabi ﷺ,
(لا تنذروا فإن النذر لا يرد من قدر الله شيئاً، وإنما يستخرج به من البخيل)
”Janganlah kalian bernadzar, karena sesungguhnya nadzar itu tidak dapat menolak takdir Allah sedikitpun, akan tetapi hal itu (nadzar) hanyalah muncul dari orang yang bakhil.”
Namun jika ia bernadzar untuk melakukan ketaatan maka ia wajib menunaikannya, berdasarkan sabda Nabi ﷺ;
(من نذر أن يطيع الله فليطعه، ومن نذر أن يعصي الله فلا يعصه)
”Barang siapa bernazar untuk mentaati Allah, maka hendaklah dia mentaati-Nya, dan barang siapa yang bernadzar maksiat, maka janganlah dia berbuat maksiat kepada Allah.”
♢Jika ia bernadzar untuk melakukan ketaatan maka ia wajib menunaikannya, sebagaimana yang telah berlalu; dia wajib menunaikan nadzarnya sholat sunnah dua rakaat karena Allah ﷻ misalnya di hari demikian, pada hari kamis misalnya, dia wajib menunaikan nadzarnya shalat witir 11 rakaat karena Allah ﷻ misalnya pada malam demikian maka ia wajib menunaikannya, dia bernadzar menyembelih seekor kambing jika Allah ﷻ telah memberinya rezeki seorang anak, atau jika Allah ﷻ telah memberinya rumah atau jika sampai padanya kabar sembuhnya sifulan dari sakit, maka ia wajib menunaikan nadzarnya.
____________________________
👤 Syaikh bin Baz rahimahullah
🌐 http://www.binbaz.org.sa/noor/3337
🇲🇨🖊Mutarjim: @ahan1f -حفظه الله-
════ ❁✿❁ ═════════════════
🌍 Web ¶ infobiskajian.blogspot.com
💬 Telegram ¶ @infommskendari
🔃 Join ¶ goo.gl/u3aQD1
Home
» FATWA
» FIQIH
» HARI RAYA
» IBADAH
» KURBAN
» ULAMA
» HUKUM MENYEMBELIH SEEKOR KAMBING DENGAN NIAT MENUNAIKAN NADZAR DAN UDHIYAH
Jumat, 11 Agustus 2017
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Rasulullah Shalallahu 'alaihi Wasallam bersabda :
مَنْ كَانَ يُؤْمِنُ بِاللهِ وَالْيَوْمِ الآخِرِ فَلْيَقُلْ خَيْرًا أَوْ لِيَصْمُتْ
“Siapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir, hendaknya dia mengucapkan perkataan yang baik atau diam.”
(HR. al-Bukhari no. 6475 dan Muslim no. 48)
Jangan Memberikan Komentar Jika Foto Anda Menggunakan Gambar Makhluk Atau Komentar Anda Mengandung Unsur Smiley !