iKINFOBI$ KAJIAN
Jumat, 15 September 2017

APAKAH SARANA BERDAKWAH BERSIFAT TAUQIFIYYAH ATAUKAH IJTIHADIYAH ?

🔰|| ﷽ ||🔰SABTU | 25 DZULHIJJAH | 1438 H
__________________________
●┈»•✽ஜ۩۞۩ஜ✽•«̶┈●

📎APAKAH SARANA BERDAKWAH BERSIFAT TAUQIFIYYAH ATAUKAH IJTIHADIYAH ?

هل وسائل الدعوة إلى الله توقيفية أم هي اجتهادية؟

الســــــؤال:

هل وسائل الدعوة إلى الله توقيفية أم هي اجتهادية؟

الإجابـــــــة:

من ناحية توقيفية، الأصل البداءة بالتوحيد والدعوة إليه لأن التوحيد أصل الأصول، وهو مفتاح دعوة الرسل كلهم، كما قال الله:

(وَمَا أَرْسَلْنَا مِنْ قَبْلِكَ مِنْ رَسُولٍ إِلاَّ نُوحِي إِلَيْهِ أَنَّهُ لا إِلَهَ إِلاَّ أَنَا فَاعْبُدُونِ)،

فالتوحيد مفتاح الرسل، فلابد من البداءة به والاهتمام به، وتقديمه على غيره، أمَّا طرق إيصال المعلومة فهذا اجتهاد كل يسلك الطريق الذي يراه مناسبا يقول الله:
(قُلْ هَذِهِ سَبِيلِي أَدْعُو إِلَى اللَّهِ عَلَى بَصِيرَةٍ)

قال العلماء: البصيرة أن يعرف الداعي حال المدعوين ووقت تقديم الدعوة، والأسلوب المناسب، والظرف المناسب هذا كله اجتهادية يتحرى فيها الأرفق.

•┈┈┈┈••◈❃📚❃◈••┈┈┈┈•

❂Pertanyaan:

Apakah wasaail/wasiilah (sarana/media) dalam berdakwah kepada Allah sifatnya taufiqiyah ataukah ijtihadiyah?

❂Jawaban:

❅Ditinjau dari aspek tauqifiyyah, dasar yang merupakan permulaan dalam berdakwah (adalah memulai) dengan tauhid dan menyeru kepadanya karena tauhid adalah asas yang mendasar, dan merupakan kunci berdakwah  para rasul seluruhnya, sebagaimana firman Allah Ta'ala,

(وَمَا أَرْسَلْنَا مِنْ قَبْلِكَ مِنْ رَسُولٍ إِلاَّ نُوحِي إِلَيْهِ أَنَّهُ لا إِلَهَ إِلاَّ أَنَا فَاعْبُدُونِ)

"Dan Kami tidak mengutus seorang rasul pun sebelum engkau (Muhammad), melainkan Kami wahyukan kepadanya, bahwa tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) selain Aku maka sembahlah Aku". [Qs. Al Anbiya: 25]

Maka tauhid merupakan kunci (dakwah) para rasul, oleh karena itu dakwah harus dimulai dengannya, mencurahkan perhatian kepadanya, dan mendahulukannya diatas perkara lainnya.

❅Adapun cara² dalam menyampaikan informasi dakwah (selama ditempuh dengan cara yang halal) maka ini sifatnya ijtihad, setiap da'i menempuh cara yang dia pandang sesuai dengan Al-Quran dan Sunnah, Allah Ta'ala berfirman,

(قُلْ هَذِهِ سَبِيلِي أَدْعُو إِلَى اللَّهِ عَلَى بَصِيرَةٍ)

"Katakanlah (Muhammad), "Inilah jalanku, aku dan orang-orang yang mengikutiku mengajak (kamu) kepada Allah diatas Bashirah..." [Qs.Yusuf: 108]

❅Berkata para ulama : (diantara makna) 'Al-Bashirah' adalah seorang da'i hendaknya memahami keadaan para mad'uwin (objek dakwah) dan memahami waktu yang tepat memulai dakwah, metode² dan kondisi yang sesuai, ini semua sifatnya ijtihadiyah dengan tetap meninjau aspek yang meringankan .

- selesai -

✔Simak juga penjelasan Syaikh al Albany رحمه الله pada link berikut ⤵
http://www.alalbany.me/play.php?catsmktba=16606
____________________________

👤al 'Allamah Syaikh Abdul'Aziz bin Abdillah
Alu Syaikh حفظه الله
🌐 http://mufti.af.org.sa/node/3108
🇲🇨🖊Mutarjim: @ahan1f  -حفظه الله-
════ ❁✿❁ ═════════════════
💬 Telegram ¶ @infommskendari
🔃 Join ¶ goo.gl/u3aQD1


Rasulullah Shalallahu 'alaihi Wasallam bersabda :

مَنْ كَانَ يُؤْمِنُ بِاللهِ وَالْيَوْمِ الآخِرِ فَلْيَقُلْ خَيْرًا أَوْ لِيَصْمُتْ

“Siapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir, hendaknya dia mengucapkan perkataan yang baik atau diam.”
(HR. al-Bukhari no. 6475 dan Muslim no. 48)

Jangan Memberikan Komentar Jika Foto Anda Menggunakan Gambar Makhluk Atau Komentar Anda Mengandung Unsur Smiley !