🍃💢 JANGAN MERASA ASING JIKA MENDENGAR ‘TAHDZIR’
Karena Rasulullah -Shollallahu ‘alaihi wasallam- pernah melakukannya.
—------------------
“Tahdzir” artinya memberikan peringatan kepada umat dari suatu perkara.
🔰 Dari Ummul Mukminin ’Aisyah -rodhiyallahu ‘anha- , Bahwasanya Rasulullah -shollallahu ‘alaihi wasallam- pernah membaca surat Ali Imron ayat 7;
هُوَ الَّذِي أَنْزَلَ عَلَيْكَ الْكِتَابَ مِنْهُ آيَاتٌ مُحْكَمَاتٌ هُنَّ أُمُّ الْكِتَابِ وَأُخَرُ مُتَشَابِهَاتٌ فَأَمَّا الَّذِينَ فِي قُلُوبِهِمْ زَيْغٌ فَيَتَّبِعُونَ مَا تَشَابَهَ مِنْهُ ابْتِغَاءَ الْفِتْنَةِ وَابْتِغَاءَ تَأْوِيلِهِ وَمَا يَعْلَمُ تَأْوِيلَهُ إِلَّا اللَّهُ وَالرَّاسِخُونَ فِي الْعِلْمِ يَقُولُونَ آمَنَّا بِهِ كُلٌّ مِنْ عِنْدِ رَبِّنَا وَمَا يَذَّكَّرُ إِلَّا أُولُو الْأَلْبَابِ
”Dia-lah yang menurunkan Al-Kitab (Al-Quran) kepada kamu. Di antara (isi) nya ada ayat-ayat yang muhkamat (1️⃣), itulah pokok-pokok isi Al-Qur'an dan yang lain (ayat-ayat) mutasyabihat (2️⃣).
Adapun orang-orang yang dalam hatinya condong kepada kesesatan, maka mereka mengikuti sebahagian ayat-ayat yang mutasyabihat daripadanya untuk menimbulkan fitnah untuk mencari-cari ta'wilnya, padahal tidak ada yang mengetahui ta'wilnya melainkan Allah.
Dan orang-orang yang mendalam ilmunya berkata:
"Kami beriman kepada ayat-ayat yang mutasyabihat, semuanya itu dari sisi Tuhan kami."
Dan tidak dapat mengambil pelajaran (daripadanya) melainkan orang-orang yang berakal.” [ Ali Imron : 7 ]
✅ Setelah itu, Rasulullah -shollallahu ‘alaihi wasallam- bersabda:
«فَإِذَا رَأَيْتِ الَّذِينَ يَتَّبِعُونَ مَا تَشَابَهَ مِنْهُ فَأُولَئِكِ الَّذِينَ سَمَّى اللَّهُ فَاحْذَرُوهُمْ»
”Apabila engkau melihat orang-orang yang mengikuti ayat-ayat mutasyabihat, itulah orang-orang yang Allah sebutkan (dalam ayat tadi, pen.), hati-hatilah kalian dari mereka.”
📚 [ HR. Al-Bukhori no.4547 dan Muslim no. 2665-(1) ] , 📎 Derajat Hadits: Shohih.
➖➖➖
(1️⃣) Ayat Muhkamat adalah ayat yang maknanya jelas sekali, tanpa ada kesamaran.
(2️⃣) Ayat Mutasyabihat adalah ayat yang maknanya masih samar. Sehingga perkara yang tidak pantas diberikan untuk Allah, Kitab dan Rasul-Nya disalahpahami oleh orang yang memiliki keragu-raguan.
✅ Lain halnya dengan orang yang berilmu serta kokoh keilmuannya; mereka memahami ayat yang seperti ini dengan pemahaman yang berbeda dari pemahaman orang jenis yang pertama tadi.
📝 [ Lihat ”Ushul fit-Tafsir” hal. 46 ]
〰〰〰〰
🌷 Asy-Syaikh Rabi’ -hafizhohullah- menjelaskan;
”Orang yang pertama kali melakukan tahdzir (memperingatkan umat) dari ahlul bid’ah adalah Rasulullah -shollallahu ‘alaihi wasallam.- 📎 [ Lihat ”Al-Firqotun Najiyah hal.26 ]
〰〰〰〰
💯 Hendaknya kaum muslimin tidak merasa asing dengan ‘tahdzir’ karena hal itu juga dilakukan oleh Rasulullah
-shollallahu 'alaihi wasallam-.
Wallahul Muwaffiq. (AH)
#Prinsip #Ahlussunnah #Tahdzir
〰〰➰〰〰
🔰 YOOK NGAJI YANG ILMIAH
🔻 (Memfasilitasi Kajian Islam secara Ilmiah)
🌐🔻 Situs Blog: https://Yookngaji.Com
🚀🌐🔻 Gabung Saluran Telegram: https://t.me/yookngaji
Selasa, 12 September 2017
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Rasulullah Shalallahu 'alaihi Wasallam bersabda :
مَنْ كَانَ يُؤْمِنُ بِاللهِ وَالْيَوْمِ الآخِرِ فَلْيَقُلْ خَيْرًا أَوْ لِيَصْمُتْ
“Siapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir, hendaknya dia mengucapkan perkataan yang baik atau diam.”
(HR. al-Bukhari no. 6475 dan Muslim no. 48)
Jangan Memberikan Komentar Jika Foto Anda Menggunakan Gambar Makhluk Atau Komentar Anda Mengandung Unsur Smiley !